Erungansweet’s Blog
Just another WordPress.com weblog

RENUNGAN KRISTEN (JALAN MENUJU KEMULIAAN)

Syalom rekan2 muda Kristen Friendster yg saya kasihi!

Smoga keadaan kita semua baik2 adanya dan dalam naungan dekapan kasih dan kuasaNya selalu, ada damaiNya menyertai kita selalu. Amin!

Hari ini kita akan membahas ttg Jalan menuju kemuliaan.

Renungan ini kiranya menjadi berkat buat rekan2 semua, amin!

Rekan2 muda kristen, mungkin pernah terlintas dalam pikiran saudara: ”Apakah sebenarnya kemuliaan itu?” …”Apakah dampak/akibat dari kemuliaan itu?” dan Bagaimanakah jalan menuju kemuliaan itu?” Tentunya pertanyaan2 ini menarik, menggugah dan membuat kita ingin tahu karena sebagai orang kristen, maka tentunya kita pasti ingin sekali berjalan di dalam kemuliaanNya dari hari ke hari dalam menjalani hidup kita ini.

A. Arti ”Kemuliaan” Secara terminologi,

menurut bahasa Alkitab Perjanjian Lama, maka istilah/arti ”Kemuliaan” itu diambil dari kata ”Kabod” (Bhs. Ibrani), artinya: “Mulia, Agung, Makmur, Berlimpah, Kaya.” (Lihat The Complete Word Study Dictionary: Old Testament, by: Warren Baker, D.R.E & Eugene Carpenter, Ph.D, Copyright © 2003 AMG Publishers, 6815 Shallowford Rd-Chattanooga, Tennessee 37421, page 493).

Dalam Perjanjian Baru, maka istilah/arti ”Kemuliaan” itu diambil dari kata ”Doxa” (Bhs. Yunani), artinya: “Semarak, Kecemerlangan, Kemasyuran, Terkenal”. (Lihat Vine’s Complete Expository Dictionary of Old and New Testament Words, by: W.E. Vine, M.A., Merril F. Unger, Th.M, Th.D, Ph.D & William White, Jr., Th.M, Ph.D, Copyright ©1996 AMG Publishers, page 267-268). Nah…ini semua hanya bahan rujukan ttg pengertian dari ”Kemuliaan” menurut Kamus Alkitab, sbg bahan referensi saja.

B. Dampak/Akibat Kemuliaan,

yaitu:

1. Memberi Tuntunan dan Arah Ilahi

Itu sebabnya Kel.13:21-22 berkata: ”TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan utk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api utk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.”

Ketika Tuhan menuntun UmatNya, Israel dgn Tiang awan di siang hari dan Tiang api di malam hari, di padang belantara utk membawa bgs Israel keluar dari tanah perbudakan-Mesir, maka ini merupakan perwujudan adanya kehadiran Tuhan Allah di tengah umatNya. Ketika Tuhan Allah hadir maka disana ada pernyataan ”KemuliaanNya”. Jadi kemuliaanNya membawa tuntunan dan arah ilahi bagi umatNya. Dan itu juga berlaku bagi kita, anak2Nya.

2. Memberi perlindungan

Itu sebabnya Kel.33:22 berkata: Apabila kemuliaan-Ku lewat maka Aku akan menempatkan dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi (melindungi) engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.”

Jadi, kemuliaanNya membawa perlindungan. Perlindungan dalam segala jalan hidup kita.

Contoh: Ayub (Ayb.1:10)

Ketika Allah menyatakan kemuliaanNya, maka Allah memberi Ayub ”pagar perlindungan” terhadap sekeliling dia, rumahnya dan segala yg dimilikinya, diberkati dan dan makin bertambah.

3. Memberi Kemakmuran

Itu sebabnya 1 Taw.13:14 berkata: ”Tiga bulan lamanya tabut Allah itu tinggal pada keluarga Obed-Edom di rumahnya, dan TUHAN memberkati keluarga Obed-Edom dan segala yg dipunyainya.”

Dalam Perjanjian Lama,

Tabut Allah (tabut Perjanjian) itu berisi 3 hal, yaitu : Pertama, Tongkat Harun yg berbunga (Bil.17:10), yaitu melambangkan Roh Kudus. Kedua, 2 Loh Batu (Kel.25:16), yaitu melambangkan Allah Bapa. Ketiga, Manna (Kel.16:31-34), yaitu melambangkan Yesus, sbg Roti Hidup.

Jadi, Tabut itu mewakili kehadiran Allah Tritunggal. Dgn dibawanya Tabut itu ke dlm rumah Obed-Edom, maka ini menggambarkan bhw Obed-Edom sedang ”mengundang Allah” utk campur tangan dalam hidupnya, dan hasilnya…Obed-Edom diberkati. Jadi ketika Allah hadir bagi Obed –Edom, maka kemuliaanNya itu dgn sendirinya membawa kemakmuran bagi rumah Obed-Edom.

4. Memberi kuasa Untuk ”Menarik” Segala Sesuatu (Yes.60:2-6, 9)

Di dlm Kitab Yesaya Pasal 60 dikatakan kalau kemuliaanNya menjadi nyata atas kita (Yes.60:2), maka bangsa2 akan datang berduyun2 kepada kita…bahkan, kelimpahan dan kekayaan bangsa2 akan beralih kepada kita (Yes.60:5), dan Allah akan meninggikan (mempermuliakan) kita

(Yes.60:9). Ini memberi pengertian bagi kita bhw KemuliaanNya berkuasa ”menarik” membawa daya tarik/daya pikat yg membuat manusia kagum dan terheran2.

5. Berkuasa untuk Mengubahkan

Itu sebabnya 2 Kor.3:18 berkata: ”Dan kita semua mencerminkan kemuliaan TUHAN dengan muka yg tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari TUHAN yg adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yg semakin besar.”

Jadi, kemuliaan Allah itu berkuasa untuk mengubah hidup kita dalam kemuliaan yg lebih besar dan dahsyat. Mengapa? Karena Allah semata. Halleluyah!

6. Membawa Ketakutan/Kegentaran

Itu sebabnya 2 Taw.7:3 berkata: ”Ketika segenap orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan TUHAN meliputi rumah itu, berlututlah mereka di atas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu menyembah dan menyanyikan syukur bagi TUHAN: ”Sebab Ia baik! Bahwasanya utk selama-lamanya kasih setia-Nya.”

Jadi, kemuliaan Allah itu membawa ketakutan, kegentaran dan rasa hormat yg tinggi terhadapNya.

7. Membawa Pertobatan

Contoh: Kisah Pertobatan Saulus/Rasul Paulus (Kis.9)

Di dlm Kis.9 dijelaskan bagaimana kisah pertobatan saulus (yg jahat, suka membunuh orang2 Kristen pada masa itu), menjadi bertobat karena pekerjaan Allah yg dahsyat menunjukkan kemuliaanNya. Sejak pertobatannya, maka Nama Saulus berubah menjadi Paulus (Rasul Paulus). Jadi, ketika Allah menunjukkan kemuliaanNya, maka pertobatan dapat terjadi atas hidup manusia.

8. Membawa Penghukuman

Im.10:1-2 berkata: ”Kemudian anak2 Harun, Nadab dan Abihu, masing2 mengambil pembaraannya, membawa api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yg asing yg tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. Maka keluarlah api dari dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.”

Jadi, kemuliaanNya juga membawa penghukuman bagi mereka yg tidak menghargai hadiratNya dan firmanNya/perintahNya. Hal inilah yg terjadi pada Nadab dan Abihu.

9. Membawa Kekuatan & Peneguhan

Itu sebabnya Ef.3:16 berkata: ”Aku (Paulus) berdoa supaya Ia, menurut kekayaan dan kemuliaanNya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu.”

Jadi, kemuliaanNya membawa kekuatan dan keteguhan dalam diri orang percaya. Amin!

10.Membawa TerangNya yg Ajaib

Itu sebabnya Why.21:23 berkata: ”Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan utk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba (Yesus Kritus) itu adalah lampunya.”

Ayat ini menggambarkan bagaimana sesungguhnya Sorga (Yerusalem yg Baru), yg disediakanNya bagi orang2 percaya nanti akan dipenuhi Kekekalan Terang TUHAN yg Ajaib, karena kemuliaanNya hadir. Jadi, kemuliaan Allah itu membawa Terang. Karena Yesus adalah Terang Dunia (Yoh.8:12), maka kita juga akan beroleh terang dan pengenalan/pengetahuan yg sempurna ttg Yesus (2 Kor.4:6).

Nah, rekan2 muda Kristen…kita telah melihat bahwa sesungguhnya kemuliaan Allah itu sungguh luar biasa membawa dampak/akibat bagi orang2 percaya dan juga membawa ketakukan dan kegentaran bagi orang2 tidak percaya yg tidak menghargai siapa Tuhan Allah itu sendiri. Tentunya, rekan2 muda Kristen pasti bertanya: Jika kemuliaanNya itu sungguh menakjubkan dan luar biasa, lalu bagaimanakah ”Jalan” menuju kemuliaan itu?”

C. Jalan Menuju ”Kemuliaan”,

Yaitu:

1. Dengan ”Doa”

Itu sebabnya 2 Taw.7:1-2 berkata: ”Setelah Salomo mengakhiri doanya, apipun dari langit memakan korban bakaran dan korban2 sembelihan itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi rumah itu. Para Imam tidak dapat memasuki rumah TUHAN itu, karena kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN.”

Jadi, jalan menuju kemuliaan…rahasia melihat kemuliaanNya adalah dengan DOA.

Doa membawa kita menikmati kuasa dan kasihNya tergerak dan dicurahkan atas kehidupan kita. Doa adalah nafas kekristenan kita, yg membawa kita tetap untuk hidup dalam persekutuan dgn Allah. Doa selalu membawa kita masuk lebih dalam lagi masuk ke dalam keintiman dan komunikasi yg erat dgn Allah. Doa mendatangkan anugerah, jawaban, mujizat, kesembuhan, dan jalan keluar/alternatif yg lain yg sanggup diberikan oleh Allah.

Saya tidak berbicara tentang doa melalui kata2 yg indah belaka.

Tetapi doa yg dimaksud oleh Firman Allah adalah doa yg dinaikkan dgn iman dan yakin dijawab oleh Tuhan (Yak.5:15-16, Yak.1:6-8, Mrk.11:22-24). Doa ini bisa juga berbentuk doa di dlm roh/dgn berbahasa roh (Rm.8:26, 1 Kor.14:2, 1 Kor.14:4, Yud.1:20). Sebenarnya rahasia ttg doa banyak sekali, namun cukup saya batasi sampai disini, karena bisa beratus-ratus halaman nich ntar nulisnya, hehehe.

Jadi, intinya jalan menuju kemuliaan salah satunya harus dgn DOA.

2. Dengan ”Puasa”

Itu sebabnya Kel.34:28-29 berkata: ”Dan Musa ada disana bersama2 dgn TUHAN 40 hari 40 malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air, dan ia menuliskan pada loh itu segala perkataan perjanjian, yakni ke-10 Firman. Ketika Musa turun dari gunung Sinai-kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu – tidaklah ia tahu, bhw kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dgn TUHAN.”

Perhatikan, Ketika Musa berpuasa 40 hari 40 malam, maka Allah hadir bagi dia dan memberi 10 hukum (2 loh Batu) dan Musa berbicara dengan Allah secara pribadi. Bahkan ketika berpuasa maka Wajah Musa bercahaya karena penuh dgn kemuliaan Allah. Jadi, puasa membawa kesegaran rohani. Puasa membawa kita dalam dimensi rohani yg dahsyat dgn Allah. Bahkan melalui puasa kita akan mendapat penglihatan, mimpi secara supra-rasional (melampaui akal pikiran) dan ajaib adanya.

Bahkan Firman Allah dlm Kitab Yes.58:6-12 menyebutkan bhw puasa mengandung janji yg yg indah, yaitu: Puasa itu dapat membuka belenggu kelaliman, melepaskan tali2 kuk (perhambaan/perbudakan dari dosa dan ikatan2 dosa), memerdekakan orang yg teraniaya, mematahkan setiap kuk, mendatangkan terang yg merekah seperti fajar, mendatangkan pemulihan, kebenaran menjadi barisan depan kita, dan kemuliaan TUHAN menjadi berisan belakang kita, doa kita akan dijawabNya, dan Tuhan sendiri yg akan menuntun, memuaskan dan membaharui kekuatan kita, kita akan seperti taman yg dialiri dgn abik dan seperti mata air yg tidak mengecewakan, kita juga akan ”membangun” apa yg telah dirobohkan dan ”memperbaiki ” apa yg telah rusak.

Jadi, puasa juga merupakan rahasia/jalan menuju kemuliaan.

3. Dengan ”Menjaga Kekudusan”

Itu sebabnya Yos.3:5 berkata: ”Berkatalah Yosua kpd bangsa itu: ”Kuduskanlah dirimu, sebab TUHAN akan melakukan perbuatan ajaib di antara kamu.”

Jadi, kekudusan adalah jalan untuk melihat kemuliaanNya melalui tanda perbuatan ajaib yg akan diperbuatNya bagi mereka yg menjaga hidupnya tetap kudus di dalam FirmanNya.

Kel.19:10-11 juga berkata: ”Berfirmanlah TUHAN kpd Musa: ”Pergilah kpd bangsa itu, suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya. Menjelang hari ke-3 mereka harus bersiap, sebab pada hari ke-3, TUHAN akan turun di depan mata seluruh bangsa itu di gunung Sinai.”

Ketika umatNya (bangsa Israel) kudus, maka Alkitab katakan bahwa Tuhan Allah ”turun” di gunung Sinai dan memperlihatkan diriNya/kemuliaanNya di depan mata mereka. Jadi kekudusan mendatangkan kemuliaan hadiratNya. Itu sebabnya Alkitab berkata bahwa orang yg suci hatinya akan melihat Allah (Mat.5:8), dan orang yg menguduskan dirinya dari hal2 yg jahat juga akan menjadi ”perabot mulia” yg dikuduskan, dipandang layak, dipakai tuannya dan disediakan untuk pekerjaan yg mulia (2 Tim2:21). Jadi, kekudusan membawa manusia diangkat oleh Allah untuk masuk dalam kemuliaanNya. Jadi, kekudusan bukan hanya milik hamba2 Tuhan (Pendeta, Penginjil, Penatua, Majelis) saja..tetapi juga jemaat biasa: buruh/karyawan, dosen/guru, pedagang-bisnismen gituh! Supir, tukang becak, pelajar, mahasiswa, politikus, dll. Intinya, semua kita harus hidup kudus tanpa melihat latar belakang pekerjaan/profesi/jabatan kita di dunia ini. Nah, kalo kita kudus maka jalan hidup kita pasti akan melihat kemuliaanNya di setiap langkah jalan hidup kita sesuai apa yg menjadi latar belakang profesi/pekerjaan kita masing2.

4. Dengan ”Hidup Dalam Ketaatan”

Itu sebabnya Im.9:6 berkata: ”Kata Musa: ”Inilah firman yg diperintahkan TUHAN kamu perbuat, agar kemuliaan TUHAN tampak kepadamu.”

Yoh.14:21, Yesus berkata: ”Barangsiapa memegang perintahKu dan melakukannya, dialah yg mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu dan Aku pun akan mengasihi dia dan menyatakan diriKu kepadanya.”

Jadi, ketaatan terhadap perintah/FirmanNya mendatangkan kemuliaanNya nyata atas hidup kita.

5. Dengan ”Pujian & Penyembahan

Rekan2 muda, saudara tentu masih ingat kan?! Peristiwa ttg hancurnya tembok Yerikho, yaitu hanya dgn dikelilingi 7 kali diiringi para peniup sangkakala yg memuji2 nama Allah (Yos.6). Bahkan, Paulus dan Silas..ketika mereka berdoa dan memuji2 nama Tuhan, maka rantai/belenggu mereka terlepas meskipun pada saat itu mereka harus dipenjara karena pemberitaan Injil, bahkan saat mereka memuji2 Tuhan maka sekonyong-konyong terjadilah gempa bumi yg dahsyat! (Lihat Kis.16:25-26).

Jadi, pujian dan penyembahan itu mendatangkan kemuliaanNya, dan saat kemuliaanNya ada di tengah orang2 percaya dan umatNya, maka keajaiban, mujizat, tanda keheranan pun akan terjadi, amin! Puji Tuhan!

Rekan2 muda kristen, ingatlah satu hal ini: Pujian dan Penyembahan itu adalah Sangat Berharga dimata Tuhan. Pujian dan penyembahan adalah “nafas” dari kehidupan sorga, orang percaya dan semua mahluk (Why.4:9-11, Why.5:8-14, Why.7:9-11,Why.15:2-4, Why. 22:3). Pujian & Penyembahan harus menjadigaya

hidup kita, karena pujian dan penyembahan adl bukti kemenangan iman kita, bahkan di tengah2 kesulitan sekalipun (Hab.3:17-18, Flp .4:13). Oleh karenanya, maka pujian dan penyembahan itu adalah bentuk pengucapan syukur kita atas hari yg Dia berikan/ijinkan bagi kita untuk kita lalui dan hadapi: Suka, Duka, Kaya, Miskin, Penderitaan, Kebahagiaan, dll.

6. Dengan “Bergaul Erat (Karib) dgn Allah”

Itu sebabnya Im.10:3 berkata: ”Berkatalah Musa kpd Harun: ”Inilah yg difirmankan Tuhan: Kepada orang yg karib kepadaKu, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku.”

Contoh: Henokh (Kej.5:22-23, Ibr.11:5).

Henokh bergaul erat (karib) dgn Allah selama 300 tahun, dan ia menyerahkan kehidupan hanya bersekutu, bergaul, bersahabat, bergantung dan bergerak bersama dgn Allah. Itu sebabnya Allah sangat kagum sekali kepada Henokh, sehingga Henokh diangkat ”hidup-hidup” tanpa mengalami kematian, dan menuju ke sorga. Henokh telah berjalan dalam kemuliaan kepada kemuliaan yg lebih dahsyat bersama dgn Allah. Jadi Pergaulan/Keintiman yg Erat (Karib) dgn Allah membawa kemuliaan.

7. Dengan ”Iman/Kepercayaan”

Itu sebabnya Yesus berkata: ”Bukankah sudah Ku-katakan kepadamu: ”Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?” (Yoh.11:40).

Jadi, Iman/kepercayaan yg teguh itu pasti mendatangkan kemuliaanNya akan nyata dan hadir atas hidup kita. Mengapa? Karena dgn Imanlah maka kita menjadi berkenan/layak dihadapanNya (Ibr.11:6a). Iman itu ”mengalahkan dunia” (1 Yoh.5:4). Dan iman itu adalah ”perisai perlindungan” kita terhadap serangan musuh/setan/iblis (Ef.6:16). Pelajaran ttg Iman sungguh sangat luas, mungkin saya akan jelaskan di dalam tulisan khusus yg membahas ttg ”Pelajaran Iman” di waktu yg akan datang.

Jadi, Iman itu mendatangkan kemuliaanNya sehingga kehidupan kita akan melihat perbuatan tanganNya yg ajaib, perkasa dan dahsyat atas hidup kita. Oleh karena itu, marilah kita pupuk iman kita dgn memakan Firman Tuhan. Iman itu dirangsang/timbul karena pendengaran akan Firman Allah (Rm.10:17, Kej.1:1, Yoh.1:1, Yoh.1:14, Ibr.4:12).

Demikianlah renungan kristen yg saya bisa bagikan buat rekan2 muda Kristen Friendster. Kiranya renungan ini menjadi berkat.

Belum Ada Tanggapan to “RENUNGAN KRISTEN (JALAN MENUJU KEMULIAAN)”

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: